Showing posts with label tutorial. Show all posts
Showing posts with label tutorial. Show all posts

Saturday, February 1, 2014

Menjahit Tissue Box Cover

Tissue Box Cover dari bahan Batik
Tissue Box Cover bisa anda beli di toko Craft, namun membuat sendiri dengan pilihan bahan yang disesuaikan interior rumah akan lebih menarik. Selain pembuatannya sederhana tidak memerlukan waktu lama dalam waktu kurang dari 2 jam, selesai, dan tidak memerlukan terlalu banyak bahan. Cocok untuk hadiah / souvenir yang bisa dibuat mendadak. Kenapa tidak mencoba membuat sendiri ?

Bahan dibawah ini untuk Tissue box ukuran besar ( 11,5 cm x 21 cm tinggi 9 cm )

Bahan :

1 lembar bahan katun bermotif ukuran 44 cm x 33 cm
2 lembar pita 1 inch panjang 34 cm
2 tali kur 1/4 inch panjang 34 cm
4 lembar pita kecil (untuk tali) panjang 25 cm

Caranya :
Jahit tali kur dengan pita 1 in
Jahit pita dengan posisi diatas bahan posisi luar (benar), jahit pita pada bagian yang lain.
Jahit pita kecil, pada 10 cm dari ujung masing-masing. Bagian tengahnya akan berukuran 14 cm
Lipat bahan, tandai bagian tengahnya.
Jahit bagian tepi dengan mempertemukan piping ditengah lipatan.
Masukkan box kedalamnya, ikat tali tandai/buat garis pada bagian dalam untuk jahit membentuk box
Buat garis di sudut 90° pada 6 cm untuk membentuk box
Keluarkan box dan jahit garis dibagian yang sudah ditandai, gunting bagian segi tiganya.
Jahit zigzag bagian tepinya. Selesai.

Bahan dan alat yang diperlukan 
Sisipkan tali kur dan jahit
Jahit tali kur dengan pita 1 inch
Jahit pita dengan posisi diatas bahan posisi luar (benar)
Lipat pita kearah dalam, jahit  
Jahit pita kecil, pada 10 cm dari ujung masing-masing.

Jahit bagian tepi dengan mempertemukan piping ditengah lipatan.
Buat garis disudut untuk membentuk box
Tissue Box Cover dari bahan batik

Tuesday, January 8, 2013

Jahitan Tingkat Lanjutan Crochet


Jahitan Lanjutan Crochet yang akan kita pelajari adalah :

• Bullion



















• Cluster


• Puff Stitch

 


• Crochet tunggal Reverse (RSC : reverse single crochet)



















Selamat mencoba...

Membaca Pola Crochet

Majalah Hobby Keterampilan merenda di Indonesia biasanya menggunakan pola diagram. Di Internet banyak pola ditulis tanpa menggunakan diagram. Saya akan  memberikan panduan cara menterjemahkan pola tersebut kedalam diagram atau membaca pola tersebut tanpa diagram. Seperti yang saya lakukan, karena menurut saya membaca pola tanpa diagram menjadi jauh lebih singkat, tidak memerlukan banyak kertas.
Untuk membaca pola diagram ini cukup mengetahui dan mengerti simbol-simbol dalam diagram crochet dibawah ini :
Simbol tusukan crochet
Skill Level atau Tingkat Ketrampilan pada Pola :
Skill Level for crochet
Beginner : Proyek untuk pertama kali crocheters menggunakan jahitan dasar. Dan bentuk Lurus atau minimal.
Easy : Proyek menggunakan benang dengan jahitan dasar, pola jahitan berulang, perubahan warna yang sederhana, dan membentuk dan finishing sederhana.
Intermediate : Proyek menggunakan berbagai teknik, seperti pola renda dasar atau pola warna, tingkat menengah membentuk dan finishing.
Experienced : Proyek dengan pola jahitan rumit, teknik dan dimensi, seperti tidak-mengulangi pola, teknik multi-warna, benang halus, kait kecil, finishing rinci membentuk dan disempurnakan.

Sebagai pemula, sebaiknya pilihlah pola dengan level Beginner atau Easy agar anda tidak merasa putus asa belajar ke tingkat lanjutan.
Membaca pola diagram selalu dimulai dari bawah, atau lihat tanda mulai.
Cara membaca Pola sederhana :
Terjemahan Diagram diatas dalam tulisannya adalah :

1.   Ch 13
2.   2 DC pada Chain ke 5 dari Hook, 2 HDC, 2 SC, 2 HDC, 1 DC
3.   CH 3, 2 TR, 1 HDC, 1 DC, 1 SC, 2 BPDC, 1 FPDC, 1 HDC
4.  CH 3, 3 BPDC, 1 TR, 1 HDC, 1 CH, 1 SC, 1 BPDC, 1 DC, kencangkan untuk berhenti dan tenun pada ujungnya.
Membaca diagram Pola berikutnya :
Terjemahan Diagram diatas dalam tulisannya adalah :

1. Ch 12
2. HDC pada chain ke 3 dari Hook, 10 HDC
3. Ch 3, 3 DC Cluster, Ch 1, 3 DC Cluster, Ch 1, 5 TR Cluster, 3 DC pada chain yg sama - Ch 2 - 3 DC pada chain yg sama, DC
4. Ch 4, 3 DC pada CH 2 , Ch 1, 3 DC pada chain 3 DC Cluster, Ch 1, 2 HDC pada chain yg sama, Ch 1, 2 SC pada chain yg sama, 1 HDC, kencangkan untuk berhenti dan tenun ujungnya.

Dibawah ini membaca diagram Pola melingkar 


Untuk membacanya biasanya dengan menggunakan Row (lingkaran) 1, 2 dan seterusnya.

Row 1 : CH4 dan Sl st
Row 2 : CH2, 12 DC dalam lingkaran
Row 3 : CH2, 2DC  pada 1 ch atau buat 12x 2DC pada 1 ch meningkat (increase). total 24 st
Row 4 : CH2, HDC, 2DC pada 1 ch dan seterusnya.

Dibawah ini untuk latihan anda : Pola diagram sesungguhnya. 
Pola Diagram Table runner bentuk Bintang dari Read Heart, klik polanya disini
Star pattern

Selamat berlatih. Semoga anda semakin percaya diri saat merenda. 
Sumber : thecrochetcrowd.com

Belajar Keterampilan dasar Merenda (Crochet)

Crochet atau di Indonesia biasa disebut merenda.

Pengantar
Saya pernah mengetahui keterampilan merenda ini saat saya berusia remaja. Saat itu ikut trend bersama teman merenda menggunakan Hook atau hakpen atau hakken. Tidak banyak yang saya pelajari saat itu, sampai kemudian saya benar-benar lupa bagaimana cara merenda. Satu-satunya  hal yang saya ingat hanyalah benang dan Hook yang digunakan. Setelah lama tidak menekuni, pada Desember 2012 yang lalu saya kembali melirik Hobby merenda ini. Mengajak seorang teman untuk ikut menekuni yang kebetulan satu generasi dan sama-sama pernah mengenal merenda saat remaja, untuk sekedar menyemangati saya dalam mendalami hobby ini.

Mari kita mulai dengan mengenal benang dan Hook (Hakken/Hakpen)

Ada berbagai macam benang di toko untuk dipilih. Agar tidak membingungkan saat membeli, ada baiknya anda mempunyai rencana akan membuat apa saat  membeli benang. Bawalah pola dengan petunjuk benang, jenis dan warna yang sudah jadi pilihan anda.
Panduan memilih benang :
Lihatlah Informasi pada kertas label yang melingkar sebagai pembungkus benang.
Anda akan melihat keterangan gambar seperti dibawah ini pada kertas label tersebut.
Benang untuk merenda
Yarn Label
Disini anda bisa mengetahui lebih jauh tentang standard benang merenda.

Hook atau Hakken atau Hakpen
Ada berbagai ukuran satndard Hook seperti gambar dibawah ini. semakin besar ukuran Hook maka semakin besar pula ujung pengait hook tersebut.
Biasanya Hook disesuaikan dengan ukuran benang. Semakin kecil hook maka benang yg digunakan juga semakin kecil.

Sekarang banyak sekali pilihan Hook ditoko. Ada Set atau 1 Paket lengkap, dengan berbagai bahan misalnya terbuat dari Plastik, alumunium dan sebagainya.

Untuk pemula, anda bisa membeli Hook standard per satuan. Mintalah saran pada pemilik toko yang sesuai keinginan anda.


Alat lain yang diperlukan untuk Merenda adalah :
Gunting, meteran untuk menjahit dan panduan pola / pattern untuk membuatnya.

Langkah berikutnya adalah belajar / Memahami Tusukan/Jahitan dasar Merenda :

Beberapa tusukan/jahitan dasar yang perlu dipelajari adalah : 

1. Chain stitch (Ch) 


Chain stitch atau biasa disebut juga dengan tusuk rantai, dan Ch adalah  kode singkatan (chain) untuk tusuk rantai ketika kita membaca pola crochet. Sebelum mulai merajut kita harus bisa tusuk rantai ini terlebih dulu, karena tusuk ini dasar yang paling dasar untuk merajut.






2. Single Crochet (Sc)
single crochet (sc)
Nah kalau tusuk yang ini adalah teknik kedua dalam membuat rajutan,

3. Double Crochet (Dc)
double crochet (dc)
Ini adalah teknik berikutnya dalam merajut, dalam satu tusukan nanti terdapat 2 benang yang akan di simpul.

4. Half Double Crochet (Hdc)
half double crochet (hdc)

Hampir sama dengan Double crochet diatas, hanya saja mengurangi 1 tusukan, lihat gambarnya agar lebih mudah di pahami.

5. Treble Crochet (tr) dan Double Treble crochet (dtr),
Treble Crochet (tr)
Langkah awalnya sama dengan double crochet, hanya diatmbah 1 kait lagi untuk Treble crochet (tr) dan 2 kait untuk Double treble crochet.
Langkah awal dtr
langkah berikutnya dtr

6. Slip Stitch
slip stich (sl st)
Biasanya tusukan ini digunakan untuk menyambung atau mengakhiri rajutan.

7. Simbol-simbol Dalam Diagram Pola merenda
Simbol-simbol pada Diagram Pola merenda
Simbol-simbol dari tusukan diatas adalah untuk mengerti cara membaca diagram pola dan pattern crochet. Berikutnya anda akan belajar membaca Pola dan tusukan lanjutan dalam merenda.

Monday, November 19, 2012

Pincushion / Bantal Jarum Pentul

Bantal Jarum pentul. Ukuran setelah jadi 7 cm x 7 cm
Sisa perca kain bisa dimanfaatkan untuk membuat Bantal jarum pentul ini. pembuatannya mudah dan selesai dalam 30 menit.
gunting 7 lembar kain 5 cm x 9 cm,  bentuk spt diatas. Siapkan dakron untuk isinya
Add caption

Jahit dengan mesin jahit, dan balik

Isi dengan dakron 

Ukuran bantal jarum pentul sebesar tutup botol selai.


Saturday, November 17, 2012

Pinwheel Star Pattern

Cara membuat Block Pattern ini mudah dan cepat.

Lihat caranya dibawah ini.
Penggunaan bahan sesuaikan dengan kebutuhan. Block Pattern ini 16 kotak atau 4x4 blok.
Diperlukan 3 macam kain.

Gunting kain masing-masing 2 
Tumpuk 2 jenis kain dan jahit semua sisinya 
Potong  dikedua sisi diagonal 
Susun membentuk bintang, jahit.

Sepatu Balerina

Sepatu Balerina atau sepatu balet ini nyaman dipakai dirumah atau saat di mesjid. Buatnya mudah dan cepat, 1 jam selesai. Lihat cara membuatnya berikut ini.
Sepatu Balerina
Bahan :
1 Lembar bahan ukuran 42 cm sepanjang lebar bahan
1 lembar lapisan dakron (saya pakai pelapis terbuat dari katun)
2 karet elastik kecil sepanjang 8 cm

 

Gunting bahan mengikuti pola ini (pola sudah termasuk jahitan)

Gunting 2 lembar mengikuti pola untuk setiap sepatu.
Jahit bagian belakang sepatu 
Jahit karet elastik dibagian belakang atas 
Jahit Zig Zag karet elastik
Jahit bagian bawah
Jahit bagian sol sepatu dan balik. 
Santai dan nyaman dikaki